Surabaya – Menyambut mahasiswa asing, Fakultas Ekonomi Bisnis dan Teknologi Digital (FEBTD) Unusa memperkenalkan inovasi berbasis teknologi bernama “Nomolitera”. Sambutan ini dilakukan melalui acara 5th Brave dengan tema The Role of Artificial Intelligence (AI) in the Mental Health of the Young Generation. Acara ini merupakan acara lanjutan di level fakultas setelah sehari sebelumnya 5th Brave resmi dibuka di tingkat universitas.
Dilatarbelakangi oleh semakin meningkatnya penggunaan alat komunikasi hand phone (HP) di kalangan muda, khususnya mahasiswa, maka Tim Prodi S1 Sistem Informasi mengembangkan inovasi berupa platform tes online berbasis web untukPerduli Digital Mental Health Generasi Muda, Unusa Perkenalkan Nomolitera mengecek tingkat nomophobia (No Mobile Phone Phobia) dan literasi digital.
“Inovasi ini dikembangkan berdasarkan hasil penelitian sebelumnya dengan melibatkan dua mahasiswa”, ungkap Endang Sulistiyani selaku dosen Prodi Sistem Informasi dan ketua tim pengembang.
Berawal dari kajian peran penggunaan HP dalam online learning di masa pandemi covid 19, akhirnya pada tahun 2024 terciptalah Nomolitera. Platform ini sebagai bentuk kontribusi terhadap isu kesehatan mental dari sisi teknologi.
“Harapannya Nomolitera dapat dimanfaatkan secara berkala untuk mengecek tingkat nomophobia. Aplikasi ini bersifat open dan online melalui url https://nomolitera.my.id/ . Semoga bisa disebarluaskan agar bisa lebih bermanfaat untuk menjaga Kesehatan mental generasi muda dalam kaitannya pemanfaatan mobile phone,” ungkap Endang Sulistiyani sebagai pemateri dan mewakili tim pengembang. (Humas Unusa)
Referensi: Perduli Digital Mental Health Generasi Muda, Unusa Perkenalkan Nomolitera
Lihat juga disini: https://sindyvannesiaputri.blogspot.com/2025/08/ngopi-terus-tiap-hari-ini-dampaknya-ke.html

